Sekilas PASSTI



Latar Belakang

Semakin meningkatnya kebutuhan perusahaan untuk mendapatkan informasi kondisi, kemampuan atau kompetensi para karyawannya melalui suatu proses assessment yang bisa dipercaya dan dipertanggungjawabkan, baik dari sisi proses pengambilan data sampai dengan hasil evaluasinya, tampak mendorong dan menarik berbagai pihak / lembaga profesional yang bergerak dalam proses recruitment/selection/training dan sejenisnya untuk mulai menggunakan metoda Assessment Center sebagai salah alat pengukurannya.

Menyikapi pemanfaatan metoda assessment center oleh berbagai perusahaan dan semakin menjamurnya para yang provider Assessment Center yang semakin terasa di atas tahun 2000 an, pada akhirnya mendorong pihak-pihak yang memiliki concern terhadap perkembangan metoda assessment center ini untuk berembuk mencari cara guna mengurangi kemungkinan adanya penyelewengan dalam penggunaan metoda AC ini. Dengan tetap mengacu pada Code of Conduct atau Guideline and Ethical Consideration for Assesment Center Method yang berlaku International, maka sekitar tahun 2001-2002 Gusus Tugas yang terdiri dari praktisi assessment center, akademisi, pengguna dan juga pihak media masa telah merumuskan Etika Pelaksanaan Assessment Center di Indonesia.

Dalam upayanya memberikan pemahaman, wawasan dan pengetahuan mengenai Assement Center dan perkembangannya, maka pada tahun 2005 di adakan Kongres Assessment Center Indonesia I (KNACI I), yang dilaksanakan di Bandung, yang bersamaan pula dengan diawalinya upaya sosialisasi Etika Pelaksanaan Assessment Center di Indonesia.

Maksud/Tujuan

Dengan mendasarkan pada perkembangan Assessment Center, pembentukan Gugus Tugas yang melahirkan Etika Pelaksanaan Assessment Center di Indonesia dan Kongres Nasional Assessment Center Indonesia I, maka untuk menghimpun unsur-unsur yang ada dalam masyarakat yang ingin berkonstribusi dalam upaya melestarikan dan meningkatkan kualitas Assessment Center Indonesia, maka pada tanggal 10 Februari 2006 telah dibentuk Perkumpulan Assessment Center Indonesia (PASTI), yang pada perkembangan berikutnya disingkat menjadi PASSTI. Keanggotaan PASSTI bersifat individual, namun demikian dukungan yang kuat dari berbagai institusi selama ini, antara lain dari PT. Telkom, Daya Dimensi Indonesia (DDI), Bina Potensia Indonesia (BPI), Bank BNI 46, GAIA Solution dan PT. Pos Indonesia (Posindo), sangat membantu keberadaan PASSTI hingga berkembang seperti saat ini.

PASSTI didirikan di Bandung, dan Sekretariatnya beralamatkan di Gedung Human Resource Assessment Service (HRAS) PT. Telkom, di Jl. Kapten Tendean No. 1 Bandung.

Terdapat beberapa tujuan yang melandasi pemikiran dibentuknya Perkumpulan Assessment Center Indonesia (PASSTI), yaitu :
• Menyelenggarakan kegiatan untuk menyebar luaskan metoda AC
• Menyelenggarakan upaya untuk meningkatkan mutu penerapan metoda AC oleh penyelenggara jasa AC
• Menyelenggarakan kegiatan untuk saling membagi pengalaman dalam rangka meningkatkan kualitas hasil AC
• Menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Etika Pelaksanaan AC Indonesia
• Menjalin hubungan dengan lembaga penyelenggara AC atau perorangan, baik dalam/luar negeri

Nilai / Landasan Kerja

Dalam menjalankan aktivitasnya, maka pihak-pihak yang tergabung dalam perkumpulan ini (PASSTI) harus memiliki nilai/landasan kerja yang sama, yaitu adanya komitmen, sikap kerja sama dan memiliki kepedulian terhadap mutu.

Tujuan Perkumpulan

Sebagai bentuk konsekuensi berdirinya perkumpulan ini, maka terdapat pula beberapa tujuan yang harus dilaksanakan oleh PASSTI, yaitu :
• Menyelenggarakan Kongres Nasional AC
• Mengembangkan Etika AC
• Melakukan Akreditasi
• Menyebar luaskan AC
• Membangun website
• Mendorong penelitian
• Melakukan kerja sama
• Melakukan kegiatan lainnya

Rencana Kerja PASSTI

Untuk melancarkan berbagai tujuan di atas dan mengakomodasi berbagai perkembangan yang terjadi di lapangan, maka pada kesempatan berikutnya akan dibentuk bidang-bidang yang secara khusus akan menangani pelaksanaan berbagai aktivitas tersebut.